Peserta Krisma kelas remaja sedang mengikuti pembelajaran di Aula Santa Theresia.

Sejak bulan Oktober 2019 yang lalu proses pembelajaran Krisma di paroki Bongsari sudah dimulai. Dinamika pembelajaran dibagi dua kelas: remaja (108 orang) dan dewasa (26 orang). 

Kali ini, pengajar krisma lebih variatif: antara katekis dan awam dosen serta. Harapannya, proses pembelajaran lebih menarik. Pembelajaran juga tidak hanya di kelas tetapi juga ada kegiatan di luar kelas. Tujuannya menghindari kebosanan dan memperkuat bonding peserta Krisma.

Rencanyanya pembelajaran Krisma ini akan berlangsung sampai bulan Maret dengan Retret Perutusan. Pada bulan April akan diadakan Outbound Kerahiman Ilahi. Sementara penerimaan Krisma sendiri akan diadakan pada tanggal 8 Mei 2019.

Selain para pengajar, ada juga fasilitator dan panitia yang terlibat memperlancar dinamika pengajaran Krisma kali ini.
[admin]

Panitia dan Fasilitator berfoto bersama Romo Melky seusai pembelajaran.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *